KOALISI 7 PARTAI MENGAMBIL FORMULIR BAKAL CALON

(Sabtu, 10 april 2010). Koalisi 7 partai yaitu PDI, Demokrat, PKNU, PKB, PPP, PAN dan Gerindra  mengambil formulir bakal calon. Unsur dari DPR-nya adalah Ismet inonu, Nurhadi, Karbikin dan Taufik.

Peristiwa ini juga diliput oleh Media cetak dan Elektronik. Penjelasan untuk tata cara pengisian form dijelaskan oleh Bapak Basir, SH. Sedangkan deklarasinya akan diadakan Insya Allah tanggal 16. Pengembalian Formulir untuk partai ini paling lambat tanggal 20 April 2010.

PENYERAHAN BERITA ACARA SYARAT DUKUNGAN CALON PERSEORANGAN

(Sabtu, 10 April 2010). Bertempat di KPU Kota Pekalongan, Bakal Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan, Supriyadi, SH, M.Pd., dan Drs. Abdul Kholik menerima Berita Acara Rekapitulasi Hasil Verifikasi syarat dukungan calon perseorangan.

Pasangan tersebut dinyatakan memenuhi syarat untuk mendaftar sebagai calon walikota dan wakil walikota  karena setelah diverifikasi ada 16.353 orang yang menyatakan dukungannya dari 17.404 nama pendukung yang diajukan.

Acara serah terima Berita Acara tersebut dihadiri oleh Anggota KPU Kota Pekalongan, PPK se Kota Pekalongan, Pasangan Calon, Panwascam Pekalongan Barat dan sejumlah calon. (Die).

APATISME MASYARAKAT MENGHADAPI PEMILUKADA 2010 DI KOTA PEKALONGAN

(Rabu, 31 Maret 2010). Anggota KPU Kota Pekalongan R.M. Firdaus memenuhi undangan Radio Kota Batik (RKB) untuk membahas permasalahan Pemilukada di Kota Pekalongan. Tema yang diangkat pada talkshow tersebut adalah ‘Sikap Apatis Masyarakat Kota Pekalongan menghadapi Pemilukada 2010’.

Diungkapkan oleh Firdaus, bahwa sebenarnya masyarakat Kota Pekalongan tidak bisa dikatakan apatis, hal tersebut terbukti dari minat besar masyarakat Kota Pekalongan untuk mengambil formulir pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Pekalongan tahun 2010.  “Ada tujuh orang yang mendaftar ke KPU, dari berbagai profesi, pengusaha batik, PNS, sampai tukang becak”, tuturnya. Apalagi bila dilhat dari tingkat partisipasi masyarakat pada dua pemilu terakhir (Pileg dan Pilpres 2009), sudah jauh lebih baik (74%).

Namun demikian, bila dilhat dari gebyar Pemilukada di Kota Pekalongan, seperti pemasangan baliho, spanduk, dan poster,  memang Kota Pekalongan relatif sepi di bandingkan kota-kota lain yang menyelenggarakan Pemilukada seperti Kota Semarang. Hampir tidak ada baliho atau spanduk pasangan calon yang terpasang di Kota Pekalongan. Hal itu mungkin yang dijadikan indikator penilaian sikap apatisme masyarakat terhadap Pemilukada 2010. (Die).

KPU Kota Pekalongan Menghadiri Simulasi Pemilukada Di Banjarmasin

(Pekalongan, 30 Maret 2010). Selama tiga hari dua orang Anggota KPU Kota Pekalongan (Basir, SH dan Edi Harsoyo, MP) atas undangan dari Australian Electoral Commision (AEC) menghadiri rangkaian acara Simulasi Pemungutan Suara di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Rangkaian acara yang berlangsung selama tiga hari itu mengagendakan kegiatan-kegiatan Pendidikan bagi Pemilih Pemula (hari ke-1), Simulasi Pemungutan Suara (Hari ke-2) dan Evaluasi Pelaksanaan Simulasi dan Masukan terhadap Buku Panduan KPPS pada Pemilukada (Hari ke 3).

Hari pertama dan kedua diikuti dengan antusias oleh 800 pemilih pemula yang  berasal dari pelajar SLTA di Kota Banjarmasin dan mahasiswa  Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM).  Acara yang diorganisasi oleh LSM Pusaka Publik bekerja sama dengan AEC tersebut  berlangsung di Aula UNLAM. Sedangkan acara evaluasi simulasi pemilukada berlangsung di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin.  Evaluasi tersebut diikuti oleh KPU Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi Kalimantan Selatan.  Acara tersebut juga dihadiri oleh komisioner KPU antara lain Bapak Hafiz Ansari, Ibu Andi Nurpati, Bapak Samsul Bahri serta pejabat-pejabat KPU lainnya (Die)

SUPRIYADI, SH, M.Pd MENGAMBIL FORMULIR SYARAT CALON WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA

(SELASA, 30 Maret 2010) Supriyadi, SH, M. Pd Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan dari perseorangan mengambil formulir pendaftaran di KPU Kota Pekalongan. Meskipun verifikasi syarat dukungan untuk calon perseorangan saat ini masih berlangsung di tingkat PPS, Pasangan Supriyadi dan Abdul Kholik  (SUPER ABDOL) sudah dapat mengambil syarat pendaftaran karena pada saat penyampaian syarat dukungan, pasangan tersebut telah memenuhi syarat jumlah dukungan minimal yang di tentukan yaitu 15.405 pendukung.

Dengan demikian sampai hari ini telah ada 2 Bakal Pasangan Calon yang telah mengambil formulir pendaftaran di KPU Kota Pekalongan, karena pada tanggal 25 Maret 2010 kemarin Bakal Pasangan Calon dari Partai Golkar juga telah mengambil syarat pencalonan tersebut. DIE

Sempatkanlah Untuk Berolah Raga

Menghilangkan kepenatan dalam bekerja, apalagi Kota Pekalongan waktu-waktu dekat ini akan menyelenggarakan Pemilukada Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan. Staf Sekretariat KPU Kota Pekalongan menyempatkan waktu luang untuk berolah raga, pada hari sabtu tanggal 27 Maret 2010 kemarin Staf Sekretariat KPU Kota Pekalongan dan Staf Sekretariat KPU Kabupaten Pekalongan menyempatkan waktunya untuk berolah raga dengan bermain futsal bersama. rlg

PARTAI GOLKAR KEMBALI MENGAMBIL BERKAS PENCALONAN PEMILUKADA 2010

Dengan telah dibukanya kembali masa pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Pekalongan Pasca penundaan, Partai Golkar kembali mengambil Formulir Berkas Pencalonan Pemilukada 2010. Ketua Partai Golkar Kota Pekalongan, Balgies Diab dan Sekretaris Sujaka Martana serta didampingi oleh Pengurus Partai Golkar lainnya datang ke KPU pada tanggal 25 Maret 2010 jam 10.00 WIB.

“ Dalam mengembalian Formulir Berkas Pasangan Calon nanti, berkas diharapkan sudah terisi dengan baik. Jangan dilupakan berkas tersebut diserahkan dalam 3 rangkap dan disertakan Softcopy nya..” Tutur Pak Basir selaku Devisi Pencalonan.

Sampai saat pendaftaran, Partai Golkar belum menyebutkan siapa Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota dalam Pemilukada mendatang.

Kita Tunggu Siapa Pasangan yang akan diusung oleh Partai Golkar. rlg

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.