APATISME MASYARAKAT MENGHADAPI PEMILUKADA 2010 DI KOTA PEKALONGAN

(Rabu, 31 Maret 2010). Anggota KPU Kota Pekalongan R.M. Firdaus memenuhi undangan Radio Kota Batik (RKB) untuk membahas permasalahan Pemilukada di Kota Pekalongan. Tema yang diangkat pada talkshow tersebut adalah ‘Sikap Apatis Masyarakat Kota Pekalongan menghadapi Pemilukada 2010’.

Diungkapkan oleh Firdaus, bahwa sebenarnya masyarakat Kota Pekalongan tidak bisa dikatakan apatis, hal tersebut terbukti dari minat besar masyarakat Kota Pekalongan untuk mengambil formulir pendaftaran calon walikota dan wakil walikota Pekalongan tahun 2010.  “Ada tujuh orang yang mendaftar ke KPU, dari berbagai profesi, pengusaha batik, PNS, sampai tukang becak”, tuturnya. Apalagi bila dilhat dari tingkat partisipasi masyarakat pada dua pemilu terakhir (Pileg dan Pilpres 2009), sudah jauh lebih baik (74%).

Namun demikian, bila dilhat dari gebyar Pemilukada di Kota Pekalongan, seperti pemasangan baliho, spanduk, dan poster,  memang Kota Pekalongan relatif sepi di bandingkan kota-kota lain yang menyelenggarakan Pemilukada seperti Kota Semarang. Hampir tidak ada baliho atau spanduk pasangan calon yang terpasang di Kota Pekalongan. Hal itu mungkin yang dijadikan indikator penilaian sikap apatisme masyarakat terhadap Pemilukada 2010. (Die).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: